Sabarlah Wahai Hati

Wednesday, March 24, 2010

| | | 0 comments
Dalam sunyi yang mencengkam jiwa
Ada rasa cinta dan lara
Yang membawa khabar gembira dan duka
Yang tak terluah dengan tawa dan hiba

Tika subuh membawa pagi
ku rasa sinar nurani
kian terbuku di lubuk hati
Menanti singkapan tabir cinta
Cuba memahami erti derita

Sabar ini terlalu indah untuk dihayati
Walaupun pahit manisnya tersembunyi
Walaupun pedih relakanlah diri
Mengenang nikmat yang berlalu pergi

Sabarlah wahai hati
Destinasi yang diimpi pasti kutawan
Walaupun jauh seribu keindahan
Jalannya penuh duri dan ujian
Hidup ini adalah perjuangan

Sabarlah wahai hati
Nikmat yang hilang akan kembali
Sabarlah dengan seluruh jiwa raga
Kerana hanya sabar ini yang tinggal
Setelah hilang segala-galanya
nukilan: Muhamad Fairuz

Titisan Mutiara Terindah

Tuesday, March 9, 2010

| | | 0 comments

Menangislah sahabat,
Kerna air mata adalah bicara yang terindah.

Air mata terindah lahir,
Bilamana kamu terpisah dengan kemaksiatan,
Bilamana kamu bertaubat dengan jiwa penyesalan,
Tika dirimu mengusir kawan-kawan yang buruk perangai,
Tatkala itu kamu pasti merasakan titisan air hangat dipipimu.

Dan Bilamana dirimu meraih tangan,
Insan bergelar sahabat,
Tanpa dirimu sedari pipi dibasahi,
Butiran mutiara yang sangat indah.

Bilamana tercipta satu pertemuan,
Dan Terungkai segala isi hati,
Terungkap sebuah jalinan persahabatan,
Tapi tibanya saat perpisahan,
Detik ini pasti akan terjadi,
Titisan hangat pasti akan menemani diri,
Kerna pertemuan dan perpisahan adalah lumrah alam.

Bertemu dan berpisah kerana Allah,
Bisa melahirkan rantai-rantai perjuangan,
Pergimu menyebarkan wangian jannah,
Moga dunia ini akan berbau haruman syurga.

Tetapi sedarlah sahabat,
Saat dirimu menghadap Rabbul Izzah,
Mutiara indah yang hadir menemani dirimu tika itu,
Itulah air mata yang paling bernilai,
Ia bisa menjadi perisai untukmu.

Sahabat andai dirimu dahagakan kasih dan cinta,
Dambalah cinta dan kasih Yang Satu.
ciplakan:http://www.iluvislam.com/v1/readarticle.php?article_id=2338

Bosannye malam ni...

Tuesday, March 2, 2010

| | | 0 comments
....Malam....
dingin, damai, tenang, tenteram...
berseorang aku di dada mu..
kosong...
awan mu kosong...
mana dia bintang...
yang semalam bagai tiada tempat untuk berkerdipan...
mana dia bulan....
yang semalam gah memperagakan kecantikannya...
adakah gelap mu mengelirukan aku...
rupanya awan hitam didadamu...
....Malam....
adakah bayu yang engkau tiupkan padaku...
bayu yang menerjah sehingga susum ku...
terkerekot daku dek bayu mu itu...
adalah bayu yang beralamatkan hujan....
....Malam....
apa pun yang engkau beri pada ku...
sebenarnya pemberian Allah...
bersyukur aku dikala ini...
kerana aku dijadikan Nya sebagai manusia...
punya waktu 24 jam sehari...
tidak seperti engkau yang hanya 12 jam...
....Malam....
kelak engkau akan meninggalkan aku...
siang pula bersamaku...
namun sering aku terleka...
dek gersang kemarau di siang hari...
kesibukan mengejar duniawi...
membuat aku lupa 12 jam siang bersama ku...
....Malam....
tidak seperti siang...
yang aku bersamanya sepanjang 12 jam...
melakonkan drama dunia...
aku bersamamu 6 jam...
dalam aku melakonkan drama....
dagi watak si Abdul Jamal....
dan selebihnya...
aku didalam dakapan mu...
diulik mimpi...
menyaksikan semula lakonan ku....
sepanjang 18 jam yang lalu...
....Malam....
tidak pernah engkau lupa akan tugasmu...
tidak pernah engkau lewat dari rutin mu...
tidak pernah engkau mendahului si siang...
tidak pernah juga siang mendahului engkau...
ye..kalian diciptakan Tuhan sebagai makhluk yang taat...
kami manusia...
punya nafsu..syaitan dikeliling...
menjadi pembantu peribadi kearah kejahatan...
memesong kami dari ketaatan...
namun...
Allah masih mengiktiraf kami sebagai khalifah...
kerana kami adalah sesempurna ciptaanNya...


video
There was an error in this gadget